Selamat kepada Ikhwan dan Akhwat yang lulus pada penerimaan Mahasantri Ma'had 'Aly al-Wahdah Makassar Tahun Akademik 1430-1431H/2009-2010M.
Semoga diberikan keistiqomahan dalam perjalanan menuntut ilmu, amin.
1. Abdul Aziz Firdaus
2. Musfir ‘Arif
3. Fauji Yahya Jabir Yahya
4. Kholid Saifullah Muh. Asad
5. Wahyuddin Ahmad Marjun
Alhamdulillah,satu lagi kemudahan buat calon Mahasantri yang ingin mendaftarkan diri masuk Ma'had Aly Al-Wahdah.karena bagi yang bertempat tinggal di luar kota Makassar dapat mendaftarkan dirinya di daerah-daerah yang ada di bawah ini:
1. Aceh
Koord. : Ust. Aswanto, Lc.
Email : asw_mt@yahoo.com
Alamat :
No. Telp.: 0815 2401 6422
Koord. : Gerhana
Email : Ican.caem@yahoo.co.id
Alamat : Akademi dakwah as-Sunnah Desa Seiglugur kec. Pancur batu kab. Deli serdang
No.Telp. : 0852 5535 3106
3. Jakarta
Koord. : Sobar Siswoyo
Email : sabarsiswoyo@gmail.com
Alamat : (Rumah Makan Pondok Laras) Jl. Akses UI No. 2 Kelapa 2 Cimanggi Depok Kodepos 16951 Telp. 021-87715364
No.Telp. : 0813 5468 7404
4. Bandung
Koord. : Wawan Kurniawan
Email :
Alamat : WI Jl. Sadang Sari No. 2 RT. 02/14 Sadang Serang Bandung 40135
No.Telp. : 0813 5468 7404
5. DI Yogyakarta
Koord. : Amien
Email : amin_alhidayah@yahoo.com
Alamat :
No.Telp. : 0813 2869 0403
6. Semarang
Koord. : Mulyono
Email : mulmediu@gmail.com
Alamat : Jl. Tunjung Sari 9b RT 01 Tembalang UNDIP Semarang Jawa Tengah
No.Telp. : 0852 5577 2270
7. Surabaya
Koord. : Ust. Wafi’
Email : wmafaj2000@yahoo.com
Alamat : Perumahan Taman Puspa Anggaswangi M2 No. 12 Sukodono Sidoarjo Jawa Timur
No.Telp. : 0811 3431 90
8. Lombok
Koord. : Hendra Gunawan
Email : Cyber_mujahid2003@yahoo.com
Alamat : Hendra Gunawan d/a Kmp Gelumpang Desa Suralaga Lombok Timur Kec. Suralaga Lombok Timur NTB Kode Pos 83652
No.Telp. : 0813 3963 6913
9. Pontianak
Koord. : Muh. Khobir
Email : muhammadkhobir@yahoo.com
Alamat : Masjid az-Zakiah Jl. Apel (samping Gang Timun Jeruju) Pontianak Kalimnatan Barat
No.Telp : 0852 8038 1183
10. Balikpapan
Koord. : Ahmad Taufiq
Email : muazrusly@yahoo.com
Alamat : Jl. Markoni atas rt 5 no. 23 kel. Damai kec. Balikpapan selatan kota Balikpapan propinsi kaltim
No.Telp. : 0818 0370 9743
11. Tarakan
Koord. : Saefuddin
Email : Aburaihanah_elhuda_83@yahoo.com
Alamat : DPC Tarakan jl. Kusuma bangsa gang akasia rt 3 no. 7 kota tarakan
Telp. 0551 30676
No.Telp. : 0812 4229 7552
12. Samarinda
Koord. : Bambang Hermanto
Email : Mujahid.islami9@gmail.com
Alamat : Jl. Sultan Hasanauddin Kompleks Brimob Masjid Ar_Royyan Samarinda Seberang Kalimantan Timur.
No.Telp : 0852 9983 6860
13. Menado
Koord. : Abdurrahman Ever
Email : abdurrahmanever@yahoo.co.id
Alamat :
No.Telp : 0812 4207 2209
14. Gorontalo
Koord. : Ust Muh. Ishaq, Lc
Email : Aboe_alfaroeq@ymail.com
Alamat : Kantor DPC Wahdah Islamiyah Gorontalo, Jln Jeruk Perumahan Pinan Lestari Blok A2 Kelurahan wumialo Kota Tengah Gorontalo
No.Telp : 0813 4081 8005
15. Toli-Toli
Koord. : Ust. Ahmad Yusuf
Email : ahmadyusufspdi@yahoo.co.id
Alamat :
No.Telp : 0852 4139 9078
16. Palu
Koord. : Busman Ali
Email : Busmab_ali@yahoo.com
Alamat : Jl. Hangtua Loromg BukitSofa Blok C No. 35 Kel. Talise Kec. Palu Timur Palu
No.Telp. : 0852 4257 9358
17. Poso
Koord. : Alimuddin
Email : Mito34@yamil.com
Alamat : Ponpes Wihdatul Ummah Jl. Linkar Moenko-Lembomawo Kel. Moenko Lama
Kab. Poso.
No.Telp. : 0853 9866 675
18. Luwuk Banggai
Koord. : Dwi Hudiyono
Email : abby_alhamdini@yahoo.com
Alamat : DPC Wahdah Islamiyah Banggai Jl. KH> Agus Salim No. 48 Luwuk No. 48 Luwuk
No.Telp : 0813 5544 6421
19. Mamuju
Koord. : Amiruddin Sakka
Email :
Alamat : Jl. Ahmad Kirang No. 36 Kab. Mamuju Telp. 0426-21563.
No. Telp.: 0852 5506 9889
20. Kendari
Koord. : Arafah
Email : Jalaluddin85@gmail.com
Alamat : Ponpes Tahfidzul Qur’an Abd Rahman bin Auf BTN Membiri Powatu Kendari
No. Telp.: 0813 5576 9344
21. Kolaka
Koord. : Jamal Malang
Email : Abuusamah.musyawir97@gmail.com
Alamat : Masjid riyadhusholihin, jl. Ahmad Mustin (lrg perindustrian) kel. Laleha Kec. Kolaka Kab. Kolaka.
No. Telp.: 0852 5575 6652
22. Ternate
Koord. : Jamal Malang
Email : Abuusamah.musyawir97@gmail.com
Alamat : Jln. Raya Mangga 2 parton no. 575 kec.ternate selatan maluku utara
No. Telp.: 0852 5575 66520852 9958 5548
23. Merauke
Koord. : Hamzah
Email :
Alamat :
No. Telp.: 0813 4436 5314
Bertempat di ruang direktur Ma’had Aly Al Wahdah, DPP WI gelar silaturahim dengan ikhwah mahasiswa Universitas Islam al Munawawarah , dan LIPIA Jakarta. Bertemuan yang berlangsung, Senin/20 Juli 2009, dihadiri 11 mahasiswa, Sembilan azatidzah, diantaranya; ust. Muh. Qasim Saguni (Sekjend DPP WI), Ust. Jahada Mangka (ketua Dept. kaderisasi DPP WI), ust. Ilham Jaya (direktur Ma’had Aly), ust. Muh. Yusran Anshar (staf pengajar Ma’had Aly).
Dalam arahannya, Wakil Ketua Umum DPP WI, ust. Muh. Ikhwan Abdul Jalil, menekankan urgensi tarbiyah dalam perjuangan. Lebih lanjut, pengurus MUI Makassar ini, juga menekankan pentingnya keikhlasan dan kesungguhan dalam menuntut ilmu syar’I, serta orientasi menuntut ilmu yang shahih.
Pertemuan ini, menghasilkan komitmen untuk menjalankan berbagai program kerja, di antaranya, daurah lughah, daurah syar’iyyah bagi siswa SMU, karyawan kantor DPP, guru-guru, pengurus masjid, dan masyarakat umum. Pertemuan diharapkan rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
Sumber:
http://wahdah.or.id/
Masih basah dalam ingatan ini...dulu ketika pertama kali mengenal tarbiyah. Saya mendapatkan hadiah buku sifat sholat dan wudhu Nabi karangan Syaikh Abdullah bin Abdirrahman Ibnu Jibrin. Kini alim itu telah wafat, jam 2 siang ba’da sholat dzuhur pada hari senin 20/7/1430 H. Dan rencana akan dishalatkan selasa 21/7/1430 di Jami’ Imam Turkiy bin Abdillah (Al Jami’ Al Kabir) di Riyadh.Kita memohon kepada Allah agar Allah limpahkan kepada beliau rahmat dan membalasnya dengan kebaikan sebaik-baik ganjaran.Serta menjadikan beliau bersama para malaikat di surga firdaus yang paling tinggi.Sesungguhnya Allah berkuasa dan mampu untuk itu.
Berikut biografi Beliau...
Nama dan silsilah keturunan:
Abu Muhammad Abdullah bin Abdurrahman bin Abdullah bin Ibrahim bin Fahd bin Hamd bin Jibrin. Silsilahnya bersambung sampai ke kabilah Bani Zaid.
Kelahiran:
Lahir tahun 1349 H. di desa Muhairaqa, Qowaiea. Terletak sekitar 180 km dari ibu kota Riyadh.
Pendidikan:
Setefah usianya genap satu tahun, mereka pindah ke Rayan. Di kota kecil itu orang tuanya memasukkannya sekolah tahun 1358 H. Mulailah ia belajar membaca dan menulis sampai tahun 1364 H. Setelah itu ia mulai menghafal al-Quran. Sebagian al-Quran berhasil ia hafal khususnya bagian sepertiga terakhir dan sisanya ia belajar dengan ayahnya Syaikh Abdurrahman sambil menghapal hadits nabawi yang empat puluh termasuk mempelajarinya sebagai ilmu¬ilmu dasar. Pada tahun 1467 H. ia mengajukan permohonan belajar kepada Syaikh Abdul Aziz Sythry -rahimahullah- agar bisa ikut belajar '(menjadi muridnya), akan tapi sang Syaikh tidak mau menerima murid, jika murid tersebut belum hapal al-Quran 30 juz. Akhirnya Syaikh Jibrin berusaha berkonsentrasi menghafal al-Quran hingga ia menghafalnya dengan betul, dan hafalannya selesai tepat pada penghujung tahun.
Setelah itu barulah ia belajar dengan Syaikh Sythry dengan jadwal setiap sehabis sholat Subuh, dilanjutkan lagi di waktu duha (pagi), kemudian satu jam setelah sholat Ashar dan setelah sholat Maghrib hingga masuk waktu sholat Isya. Buku-buku yang dipelajarinya pun bervariasi; mulai dari buku-buku ringkas seperti: Zaadul Mustaqniq, `Umdatul Kalam, al-Arba'in an-Nabawiyah, Kitabut Tauhid, Tsalatsatu Ushul, Syuruth as-Shalah, Adabul Masyi ila as-Shalah, AI Ilqidah al-Wasithiyah dan al-Hamawiyah. Untuk pelajaran Nahwu dan Shorof, ia mempelajari buku Matan AI Ujrumiyah. Dalam hal pelajaran Faraid, ia mempelajari buku ar-Rahabiyah. Begitu juga ia belajar pakai buku-buku syarah besar, seperti buku: Subulus Salam, Syarh a!-Arba'in an-Nabawiyah karangan Ibnu Rajab, buku Tarikh karangan Ibnu Katsir berikut dengan kitab Tafsirnya, Tarsir Ibnu Jarir at-Thabari, Syarh Masa'il al-Jahiliyah karangan Mahmud al-Alusi al-Iraqi, buku tafsir an-Naisaburi yang berjudul Gharaib al-Quran, dan masih banyak lagi buku-buku syarah dan karangan-karangan ulama baik itu yang masih berupa manuskrip maupun yang sudah dicetak. Selama masa belajar, ia tidak henti-hentinya mengulang hafalan al-Quran. Setelah ayahnya wafat, ia sholat Jum'at dan berjamaah di Mesjid Raya.
Belajar ke luar daerah:
Ia menamatkan studi di Ma'had Imam Dakwah, Riyadh tahun 1381 H. Setelah itu ia diterima menjadi tenaga pengajar di sekolah yang sama. Ia bekerja sebagai tenaga pengajar hingga berikutnya ia diminta pindah ke Universitas Imam Muhammad bin Sa'ud Islamiyah menjadi dosen di Fakultas Syariah dan Ushuluddin tahun 1395 H. yaitu sebelum dua kuliah tersebut dipisah menjadi dua. Ia masuk sebagai staf akademik fakultas tersebut dan selama ia aktif di sana telah banyak membimbing disertasi Magister.
Pada tahun 1402 H. ditetapkan sebagai anggota komisi fatwa di Dewan Riset Ilmiah dan Fatwa, dekat dengan gurunya Syaikh Abdul Aziz bin Baz -rahimahullah. Pengabdiannya di dewan tersebut merupakan akhir karimya dan setelah itu ia memasuki masa pensiun di bulan Rajab 1418 H. Semoga Allah senantiasa menjaganya. Syaikh Jibrin meraih gelar Magister dari Perguruan Tinggi Kehakiman tahun 1390 H. dengan judul disertasi "Akhbar al-Aahad fi al-Hadits an-Nabawi" dengan yudisium cumlaud. Gelar doktomya diraih dari perguruan tinggi yang sama pada tahun 1407 H. mentahqiq (investigasi) terhadap buku "Syarah az-Zarkasy 'ala Mukhtashar al-Khuraqi" dengan yudisium cumlaud level pertama. Dalam disertasi itu ia bertugas mentaqhiq dan mentakhrij (foot¬note) hadits sebanyak 7 jilid buku dan buku-buku itu sekarang dicetak dan beredar di toko-toko buku.
Kegiatan harian:
Jadwal kegiatan harian Syaikh dimulai dari setelah shalat Subuh memberikan ceramah di salah satu masjid sampai matahari terbit, kemudian pulang ke rumah untuk istirahat. Setelah istirahat, berangkat ke kantor Dewan Riset Ilmiah dan Fatwa. Di kantor, ia menjawab pelbagai pertanyaan tentang masalah keagamaan.
Meskipun penanya-penanya itu ramai setiap hari, ia tidak pernah jenuh. Ia siap membantu siapapun yang membutuhkan bantuan, dan meringankan beban siapapun yang memerlukan. Ia bersedia mengangkat dering telepon penanya. Pesawat teleponnya tidak pernah berhenti berdering. Demikianlah kesibukannya sehari-hari. Kerap kali ia orang yang paling terakhir pulang dari kantor Fatwa, bahkan ia sendiri yang mematikan lampu-lampu. Setelah shalat Ashar rumahnya terbuka untuk umum, juga ia menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat tentang masalah agama. Kalau perlu, ia memberikan orientasi, atau memberikan rekomendasi bagi siapa saja yang membutuhkan, sampai masuk waktu Maghrib. Kemudian, ia berangkat ke salah satu masjid di kota Riyad untuk mengisi jadwal pengajian mingguan, mengingat jumlah jadwal pengajiannya dalam seminggu sampai sebelas kali. Setelah sha!at Isya berangkat lagi ke masjid lain, kadang mengisi pengajian, atau seminar dan lain-lain. Demikianlah jadwal harian Syaikh yang sarat dengan muatan dakwah kepada Allah sepanjang pekan. Semoga martabatnya ditinggikan Allah di sisi-Nya.
Keistimewaan Syaikh:
Syaikh dikenal sebagai orang yang tawadhu (rendah hati). la sedikit bicara dan tidak akan bicara, kalau tidak karena menjawab pertanyaan. Kalau ulama lain berseberangan pendapat dengannya mengenai suatu hukum atau fatwa syariah, dengan tawadhu ia mengatakan, "mereka adalah ulama dan kita mesti menghormatinya." Dalam hal menanggapi pendapat ulama lain, ia tidak mau mendebat dengan cara yang kasar dan radikal. Apabila Syaikh Jibrin diundang mengisi pengajian atau ceramah agama di daerah manapun, ia tidak pernah menolak, selama dirinya tidak terikat dengan jadwal atau janji pada pihak lain. Syaikh Jibrin senantiasa berbaik sangka dan tidak pernah merasa iri terhadap siapapun dari kaum ahli sunnah wal jamaah, -sepengetahuan saya dan hanya Allahlah yang lebih tahu- ia selalu tawadhu dalam segala hal. Orang-orang yang mengenalnya pasti menyukainya karena kelapangan hatinya. Tidak mau menolak pelajar atau mahasiswa, atau orang-orang yang minta bantuan. la penuhi permintaan mereka sendirian. Segenap waktunya adalah pengabdian kepada Allah dan agama. Hidupnya dipenuhi dengan kalimat-kalimat Allah atau dengan sabda-sabda Rasulullah saw. Menurut hemat saya - wallahu'alam- martabat dan ketinggian yang ada padanya, dikarenakan ketawadhuannya, mengingat hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Imam Turmudzi dan Imam Ahmad, "Barangsiapa yang bersikap tawadhu', Allah pasti akan mengangkat martabatnya. " Apalagi bagi seorang yang diberi ilmu pengetahuan, wara' dan tawadhu'. Semoga Allah mengampuni kita semua, kita dapat meraih surga dan terhindar dari siksa neraka. ,Washallahu wa sallam `ala Muhammad wa alihi wa shahbihi.
Buku-buku karangan:
1. Syarh az-Zarkasyi 'Ala Mukhtashar al-Khurafi; Dirasah wa Tahqiq.
2. Akhbar al-Ahad fi Hadits an-Nabawi.
3. At-Ta'liqaat Ala Matn Lam'ah al-1'tiqad.
4. Fadhlllmi wa Wujub at-Ta'allum.
5. AhammiyahAl `flmi wa MakanatuAl `Ulama'.
6. Majmu' Fatawa wa Rasa'il as-Syaikh Abdullah al-Jibrin.
7. AI-Mufid fii TaqribAhkam al-Musafir (173 hukum).
8. AI-Mufid fii TaqribAhkam al-Adzaan (123 hukum).
9. Al `llam bi Kufri Man Ibtagha Ghairu al-Islam.
10. As-Siraj al-Wahhaj Lil Mu'tamir wal Hajj.
11. As-Shiyam: Adab waAhkam.
12. Khawathir Ramadhaniyah.
13. Fatawa Adz-Dzakah.
14. AI-Islam baina al-GF.alw wa al-Jafa' wa al-Ifrath wa Tafrith.
15. Fitan Hadza az-Zaman.
16. AI-Wala' wa al-Barra'.
17. Haqiqatullltizam.
18. AI-Adab wa al-Akhlaq asy-Syar'iah.
19. Fatawa waAhkam fi Nabiyullah Isa 'Alaihis Salam.
20. Syarh AI 'Aqidah al-Wasatiyah.
21. Syarh Kitab at-Tauhid.
22. Fawaid min Syarh Kitab Manar as-Sabil.
23. Fawaid min Syarh Kitab at-Tauhid.
24. AI-Amanah.
25. AI-Hajj: Manafi'uhu waAtsaruhu.
26. As-Salaf Ash-Shalih baina al-Ilmu wa al-Iman.
27. AI-Bida' wa al-Muhadditsat fi AI-Aqaid waAl-A'mal.
28. Muharramat Mutamakkinah fi Al Ummah.
29. AI-Jawab al-Faiq fi ar-Radd Ala Mubdil al-Haqaiq.
30. Asy-Syahadatan Ma'nahuma wa Ma Tastalzimuhu Kullu minhuma.
31. Syarh Kitab Minhaju as-Salikin.
Innalillah wa inna ilaihi roji'un
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengangkat ilmu dengan sekali cabutan dari manusia. Namun Allah akan mengangkat ilmu dengan mewafatkan para ulama. Hingga ketika tidak tersisa lagi seorang berilmu (di tengah mereka), manusia mengangkat para pemimpin yang jahil. Mereka ditanya, dan mereka pun berfatwa tanpa ilmu. Hingga akhirnya mereka sesat dan menyesatkan (orang lain)”.(shahih Al-Bukhariy, Kitaabul-‘Ilmi, Baab Kaifa Yaqbidlul-‘Ilm (1/194 – bersama Fathul-Bariy), dan Shahih Muslim, Kitaabul-‘Ilmi, Baab Raf’il-‘Ilmi wa Qabdlihi wa Dhuhuuril-Jahli wal-Fitan (16/223-224 – bersama Syarh An-Nawawiy).,
Di sini, di bumi abad ini, kita meraba dalam kegelapan zaman, mencari seorang ulama yang lain. Entah dimana ia….
STIBA, 14 Juli 2009
akhukum fillah Marzuki Umar
Kembali umat islam di seluruh dunia kehilangan pelitanya yang senantiasa memberikan cahaya menuntunnya agar tidak melenceng dari rel kebenaran.Umat islam di seluruh dunia patut berduka karena pada hari senin tanggal 20 rajab 1430 H bertepatan dengan tanggal 13 juli 2009 M pada jam 2 siang waktu saudi arabia,Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al-Jibrin -rahimahullah- salah seorang ulama kibar di saudi arabia telah meninggal dunia.
Beliau -rahimahullah- akan dishalatkan hari ini tanggal 21 rajab 1430H/14 juli 2009 M, ba’da shalat zhuhur di jami’ Al-Imam Turky bin Abdullah (al-jami’ al-kabir) Riyadh.
Kita memohon kepada Allah agar melimpahkan kepada beliau rahmat-Nya dan membalasnya dengan sebaik-baik ganjaran atas segala jasa beliau terhadap kaum muslimin.Serta menjadikan beliau bersama para malaikat di surga firdaus yang paling tinggi.Sesungsguhnya Allah berkuasa dan mampu untuk itu.Innalillah wa inna ilaihi raji’un.
Sumber:
http://ibn-jebreen.com/
Sudah menjadi semacam kebiasaan atau bisa disebut aturan yang tidak tertulis.Bahwa Setiap awal dan akhir perkuliahan di Ma'had Aly Al-Wahdah (STIBA) selalu dibarengi dengan acara pembukaan atau penutupan perkuliahan.
Pada haflah kali ini ada perbedaan yang jarang didapatkan pada haflah-haflah sebelumnya yang mana tampil sebagai pemberi sambutan ataukah nasehat adalah Mudir Ma'had sendiri yaitu Ustadz Ilham Jaya Lc. Musyrif 'Aam Ustadz Yusran Anshar Lc. dan ditutup dengan nasehat dari syaikh Abdullah Az-Zaidani Hafizhahullahu ta'ala(memanfaatkan kedatangan beliau yang mengisi daurah di Ma'had).
Dalam nasehat-nasehatnya mereka para Ustadz dan juga Syaikh mengingatkan kepada para mahasiswa dan mahasantri agar memanfaatkan waktu liburan ini dengan sebaik-baiknya.Dan salah satu sarana untuk menunjang hal tersebut adalah dengan membuat perencanaan ataukah agenda kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan selama masa liburan kali ini, fungsinya adalah agar kegiatan yang dilaksanakan pada masa liburan panjang kali ini yang mencapai tiga bulan lebih bisa teratur dan terarah.
Dalam acaram ini juga pihak Ma'had yang dalam hal ini Wadir III bagian kemahasiswaan membagi-bagikan surat mandat kepada para mahasiswa yang akan pulang ke kampungnya masing-masing agar supaya diserahkan ke Cabang atau binaan Wahdah Islamiyyah sebagai bahan evaluasi kegiatan yang dilakukan selama liburan didaerahnya masing-masing.
Jangan biarkan Palestina menangis lagi
Kemarin ribuan tahun yang lalu ia menangis
Nyaring suaranya menggema di sudut-sudut Sumeria Yerussalem
Dihempas-hempas rasa jengkel marah benci emosi
Di bangkangan risalah Nabi-Nabi
Generasi kera babi
Seribu lima ratus tahun yang lalu ia telah merdeka
Senyum sempat tersungging di bibirnya
Sajadah-sajadah cinta terhampar elok di atasnya
Sujud-sujud ‘abdi begitu khusu’nya
Dia bahagia
Jangan biarkan Palestina menangis lagi
Berpuluh-puluh tahun yang lalu mereka kembali beraksi
Merobek sajadah-sajadah suci
Menikam nurani bersih
Menghancur bahagia ‘abdi
Menangis ia kembali menangis
Jangan biarkanPalestina menangis lagi
Menangis ia kembali menangis
Menangis keras terdengar jelas
Menggema di lorong-lorong negeri
Dipantulkan bumi tembus ke langit tinggi
Jangan biarkan Palestina menangis lagi
Dan hari ini ia kembali menangis
Suaranya nyaring menggema mengarap empati muslim sejati
Anak-anak Kholid bin Walid
Putra-putra Umar bin Khottob
Tentara-tentara Al- Ayyubi
Di seluruh penjuru negeri
Untuk kebebasan tanah suci
Negeri yang diberkahi
Kiblat Muslim pertama kali
Akan terus terpatri
Hidup di dalam hati
Hingga jasad berhenti
mati
Jangan biarkan Palestina menangis lagi
"Abu Hijaz" Merindu Bidadari, Penjara suci STIBA Makassar. (27.06.09)
(Terpilih Sebagai Puisi Terbaik I pada acara "Sehari di Palestina", KOMAT Palestina)
Kembali, Kampus Ma'had Aly al-wahdah kedatangan Syaikh Abdullah Az-Zaidani Hafizhahullah.Syaikh yang merupakan salah seorang murid Syaikh Muhammad bin Al-Utsaimin dan murid dari beberapa masyaikh kibar lainnya ini kali ini membawakan muhadharah mensyarah dua kitab kecil.Yang pertama kitab Al-waraqat yang merupakan kitab yang membahas tentang ilmu ushul fiqh yang ditulis oleh seorang ulama syafi'iyyah (bermazhab syafi'i) dan kitab al-aqidah al-muyassarah tentang aqidah.
Catatan Workshop Hermeneutika dan Tafsir Quran di Kampus Wahdah
(Tribun, Jumat 26 Juni 2009 Hal.14)
AKHIR-akhir ini gerakan "impor pemikiran" semakin gencar dilakukan di kalangan intelektual di Indonesia. Namun tidak sedikit "impor pemikiran" sesungguhnya bertentangan prinsip yang dianut umat Islam. Salah satu contohnya metode berpikir ala "Hermeneutika" yang telah dimasukkan dalam kurikulum di beberapa universitas Islam di negeri ini.
Hal itu mengemuka pada workshop bertema Hermeneutika dan Tafsir Al-Qur'an yang digelar di Kampus Ma'had `Aly al-Wahdah, Jl Inspeksi PAM, Kecamatan Manggala Raya, Makassar, Senin (22/6) lalu.
Workshop ini dilaksanakan Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) Ma'had `Aly al-Wahdah Makassar bekerja sama dengan Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) serta Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII).
Workshop yang diikuti 50 peserta dari utusan lembaga pendidikan Islam Sulsel ini menghadirkan Ketua DDII Dr Adian Husaini MA yang juga dosen UI Jakarta dan Dr Syamsuddin Arif MA yang sehari-hari sebagai pengajar di International Islamic University Malaysia (IIUM).
Adian membawakan materi Dampak Ilmu Hermeneutika terhadap Quran dan Isu Gender. Sedangkan Syamsuddin membawakan materi, Apa Itu Hermeneutika dan Kritik Reinterpretasi dan Liberalisasi Penafsiran.
Menurut Syamsuddin, Hermeneutics yang berasal dari bahasa Yunani yang artinya perkara-perkara yang berkenaan dengan pemahaman atau penerjemahan suatu pesan. Hermeutika otomatis menghendaki penolakan terhadap status Quran sebagai kalamullah (firman Allah), mempertanyakan otentitasnya.
"Hermeneutika menghendaki penganut untuk menganut relativisme epistemonologis, tidak ada tafsir yang mutlak benar, semuanya relatif. Sehingga dengan paham ini bisa melahirkan mufassir-mufassir gadungan dan pemikir-pemikir liar yang sesat lagi menyesatkan," jelas Syamsuddin yang menguasai empat bahasa asing yakni Arab, Perancis, Jerman, dan Yunani.
KETUA Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Dr Adian Husaini MA memaparkan beberapa contoh hasil tafsir Quran dengan metode Hemeneutika yang dinilai menyesatkan.
Di antaranya adalah tidak wajibnya jilbab bagi wanita. Perkawinan homoseksual atau lesbian jadi halal. Khamar jadi halal dan wanita boleh menikah dengan laki-laki non muslim.
"Semua perubahan itu bisa dilakukan dengan mengatasnamakan tafsir kontekstual yang dianggap sejalan dengan perkembangan zaman," tutur Adian pada Workshop Hermeneutika dan Tafsir Quran di Kampus Wahdah, Antang, Makassar, Senin (22/6) lalu.
Dengan menggunakan teori Hermeneutika tauhid, Prof Amina Wadud, seorang wanita, telah memimpin salat Jumat di sebuah katedral di Amerika Serikat dengan barisan makmun laki-laki dan wanita tidak menggunakan jilbab saat melaksanakan salat.
Karena itulah Wakil Ketua Komisi Hubungan Antaragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menegaskan bahwa penggunaan metode berpikir Hermeneutika sebagai satu metode tafsir Quran bisa sangat berbahaya. Karena berpotensi besar membubarkan ajaran-ajaran Islam yang sudah final.
Paham relativisme tafsir akan menghancurkan bangunan ilmu pengetahuan Islam yang sudah teruji selama ratusan tahun. Padahal, metode Hermeneutika, Quran hingga kini masih merupakan upaya coba-coba beberapa ilmuwan kontemporer yang belum membuahkan pemikiran Islam yang utuh dan komprehensif.
Akibatnya, para pendukung Hermeneutika tidak akan mampu membuat satu tafsir Quran yang utuh. Cara seperti ini jelas tidak bisa diterapkan dalam penafsiran Quran. Sebab Quran adalah wahyu yang lafaz dan maknanya dari Allah, bukan ditulis oleh manusia.
Karena itu, ketika ayat-ayat Quran berbicara tentang pernikahan, khamr atau minuman beralkohol, aurat wanita, dan sebagainya, Quran tidak berbicara untuk orang Arab. Teks Quran tidak berubah sepanjang masa dan maknanya tetap terjaga sejak diturunkan sampai sekarang dan nanti.
Jadi , meskipun ayat tentang khamr diturunkan di Arab, dan dalam bahasa Arab, ayat itu berbicara kepada semua manusia, bukan hanya ditujukan kepada orang Arab yang hidup di daerah panas dan sudah kecanduan khamr. Maka, Khamr haram bagi semua manusia, sedikit atau banyak, baik untuk orang Arab atau tidak. (jumadi mappanganro)
sumber:http://wahdah.or.id/
Tadi,ketika akan melaksanakan shalat jum'at kami dikejutkan dengan kedatangan Ustadz Hanafi yang saat ini sedang melanjutkan studi beliau di Universitas Malik Muhammad su'ud di Riyadh.
Kedatangan beliau sekaligus mengisi khutbah di Masjid Ma'had yang sedianya diisi oleh Ustadz Bahrunnida,Lc.
Beliau ke Makassar bukan dalam rangka liburan,namun kedatangan beliau untuk menjemput istri beliau untuk dibawa ke Riyadh.
Di dalam khutbahnya beliau menyebutkan bahwanya fasilitas saat ini untuk menuntut ilmu sangat mudah jika dibandingkan dengan keadaan para salaf terdahulu yang segalanya serba terbatas.
Namun dengan kemudahan-kemudahan tersebut tidaklah menjadikan kita seperti mereka.
Lalu apa yang menyebabkan hal itu?
Ternyata hal yang membuat kita berbeda dengan mereka yaitu keikhlasan mereka yang tidak kita miliki.
Kemudian beliau memberikan tiga wasiat kepada para thullab al-ilmi.yang pertama adalah mujahadah kemudian Al-Istimrar (berkesinambungan) dan yang terakhir adalah mengamalakan ilmu yang telah kita pelajari.
Insyaallah ustadz akan kembali ke Riyadh pada hari selasa dengan membawa istri beliau ke sana.
Mudah-mudahan studi beliau dimudahkan oleh Allah Ta'ala ...
Untuk pertama kalinya, Rektor salah satu Universitas Umum terkemuka berkunjung ke Wahdah. Senin/ 6April 2009 Rektor Unhas Prof. Dr.dr. Idrus. A. Paturusi, Sp.b, Sp.BO, bersilaturrahim dengan Keluarga Besar Wahdah Islamiyah. Dalam Silaturrahim yang berlangsung di Masjid Al Ihsan Kampus Ma’had Aly, Rektor Unhas disambut oleh ketua umum DPP WI, Ust. H. Muh. Zaitun Rasmin, Lc, didampingi Wakil Ketua Umum, Ust. Muh.Ikhwan Abdul Jalil, Lc, Sekjend DPP WI, ust, Muh. Qasim Saguni, Lc, Ketua YPWI, Ust. Muh. Yani Adul Karim, Lc. MA, dan Direktur Ma’had Aly, Ust, Ilham Abdul Rauf, Lc.
Dalam sambutannya, Ust. Zaitun, sangat gembira atas kedatangan Rektor Unhas, sebab kunjungan ini telah lama dinantikan oleh keluarga besar WI. Paling tidak, menurut ust. Zaitun, kedatangan rektor Unhas ini dinantikan pasca penandatangan kerjasama antara Unhas dengan WI dalam hal, peningkatan sumber daya manusia alumni pendidikan WI dan pengurus WI yang ingin melanjutkan pendidikan Unhas baik S 1, maupun kuliah di pasca sarjana, serta kerjasama selanjutnya yang akan dijajaki.
Semoga saja, lanjut Presidium FUI Sulsel ini, kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh alumni pendidikan WI, serta para pengurus dan da’i WI untuk belajar di salah satu Universitas terbaik di Indonesia Timur ini. Olehnya itu, Ketua Komat Palestina ini mengucapkan banyak terima kasih kepada Pihak Rektor yang bersedia menjalin kerjasama dengan WI, serta berkesempatan berkunjung di salah satu kampus WI.
Sementara itu, Idrus Paturusi, di awal kuliah umumnya di depan kurang lebih seratus, mahasiswa Ma’had Aly, Siswa SMP dan SMA Wahadah Islamiyah, menegaskan kembali komitmennya untuk membuka kesempatan dari alumni pesantren, dan alumni sekolah dari ormas Islam untuk melanjutkan pendidikannya di Unhas melalui jalur khusus, dengan pemberian beasiswa bagi yang berprestasi.
Dalam kuliah umum, yang mengangkat tema, “Peran Institusi PT dalam Mengangkat Harkat dan Martabat Umat Islam di Indonesia”, dokter ahli bedah ini, menyoroti ketinggalan bangsa Indonesia dalam dunia pendidikan. Bahkan menurut dokter yang aktif membantu masyarakat korban musibah dan perang ini, Human Depeloment Indeks (HDI), dalam dunia pendidikan Indonesia berada diurutan 111 dari 170 negara, sedangkan Sulsel berada di urutan 21 dari 30 propinsi di Indonesia
Olehnya itu, Mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unhas ini, ketertinggalan ini harus dirubah dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM masyarakat Indonesia. Dan ini, menurut Idrus menjadi tanggung jawab kita semua. Bahkan, lanjut Idrus ini bisa saja menjadi pertanyaan kita nanti di hari kiamat.
Selesai kuliah Umum, Rektor Unhas diberi cinderamata dari Ketua Umum DPP WI, berupa Plakat WI, Al Qur'an ekslusif, serta beberapa buku. Selanjutnya, Rektor Unhas didaulat menanam pohon di samping masjid, serta melakukan peninjauan terhadap kampus Ma’had Aly dan kampus Universitas Islam Online Madinah Internasional University (Mediu) cabang Malaysia di lokasi yang sama.
(wahdah.or.id)
Pendaftaran CAMABA Ma’had ‘Aly al-Wahdah (STIBA) Makassar Tahun Akademik 1430-1431 H/2009-2010 M, insya Allah akan dibuka :
Pendaftaran di Makassar berlangsung dua gelombang:
• Gelombang I : 27 - 31 Juli 2009
• Gelombang II : 24-29 Agustus 2009
Pendaftaran Daerah (Luar Sulsel)
• Bagi Calon pendaftar yang berdomisili di luar Sulsel dapat mengikuti pendaftaran dan ujian di kota-kota terdekat dengan domisili anda.
• Pengiriman berkas pendaftaran akan dimulai 27 Juli 2009 dan paling lambat diterima di meja panitia tanggal 29 Agustus 2009.
Catatan :
- Bisa mendaftar lewat Email : bemmadah@gmail.com , aa_elsundawi@yahoo.co.id
- Dengan menyertakan nama lengkap dan alamat lengkap termasuk nomor HP/Telp
- Kunjungi : http://stibamakassar.wordpress.com/
* Tunggu Informasi selanjutnya...
Pendaftaran di Makassar berlangsung dua gelombang:
• Gelombang I : 27 - 31 Juli 2009
• Gelombang II : 24-29 Agustus 2009
Pendaftaran Daerah (Luar Sulsel)
• Bagi Calon pendaftar yang berdomisili di luar Sulsel dapat mengikuti pendaftaran dan ujian di kota-kota terdekat dengan domisili anda.
• Pengiriman berkas pendaftaran akan dimulai 27 Juli 2009 dan paling lambat diterima di meja panitia tanggal 29 Agustus 2009.
Catatan :
- Lihat informasi Lengkapnya di :
http://stibamakassar.wordpress.com/ atau http://stibamks.blogspot.com/

